You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
38 Rumah Petak di Kedoya Ludes Terbakar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

38 Rumah Petak Terbakar di Kedoya Utara

Kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Pesing Garden Blok VI RT 01/08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sebanyak 38 rumah petak hangus dalam peristiwa tersebut. Ratusan jiwa warga pun mengungsi di penampungan sementara.

Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian kebakaran ini

8

Dari data yang dihimpun, diketahui api berasal dari korsleting listrik alat setrika pakaian di rumah salah satu warga. Api dengan cepat menjalar kemudian membakar rumah warga lainnya yang sebagian besar berbahan kayu.

Kebakaran di Pondok Kelapa Telan Korban Jiwa

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Heru Agus Mawardi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran ini pada pukul 09.15. Sebanyak 15 unit armada pemadam langsung dikerahkan kan ke lokasi untuk memadamkan api.

"Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian kebakaran ini. Kita masih terus lakukan pendinginan hingga api padam," katanya, Selasa (16/2).

Saat ini diketahui sebanyak 82 Kepala Keluarga (KK) dan 246 jiwa kehilangan tempat tinggal dan diungsikan ke lokasi yang tak berjauhan. "Belum bisa ditaksir. Sedang penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6941 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5688 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3757 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2139 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1907 personAnita Karyati